Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Para ilmuwan temukan 3 planet yang dapat ditempati

Para ilmuwan temukan 3 planet yang dapat ditempati

KoPi| Para ilmuwan dari University of Cambridge mengumumkan bahwa mereka telah menemukan tiga planet yang memiliki ukuran sama dengan bumi mengorbit pada sebuah bintang redup dan sejuk, sejauh 40 tahun cahaya dari Bumi yang dapat menjadi tempat terbaik untuk memulai kehidupan baru.

"Penemuan sistem planet di sekitar bintang kecil ini membuka jalan baru untuk penelitian," kata Profesor Didier Queloz dari Universitas Cambridge Cavendish Laboratory.

Para ilmuwan menggunakan teleskop di Observatorium Selatan Eropa (ESO) La Silla Observatory di Chile untuk melihat bintang yang dikenal sebagai Trappist-1, yang berada di konstelasi Aquarius.

Mereka menemukan bahwa bintang redup dan sejuk ini memudar sedikit secara berkala, menunjukkan bahwa beberapa objek transit, atau lewat antara bintang dan Bumi. Analisis rinci menunjukkan bahwa ada tiga planet dengan ukuran yang sama dengan Bumi.

Trappist-1 merupakan bintang kerdil ultra-cool, dan karena itu jauh lebih dingin dan lebih merah dari Matahari serta hampir tidak lebih besar dari Jupiter.

Bintang seperti ini sangat umum di Bima Sakti dan berumur sangat panjang, tapi ini merupakan penemuan planet pertama di Bima Sakti.

Meskipun hanya 40 tahun cahaya dari Bumi, bintang ini terlalu redup dan terlalu merah untuk dilihat dengan mata telanjang atau bahkan dengan teleskop amatir besar.

"Sebelum penemuan ini tidak jelas sama sekali apakah bintang kecil seperti itu bisa menjadi tuan rumah seukuran planet Bumi. Tidak ada yang serius mempelajarinya, tapi sekarang itu semua mungkin berubah," kata Profesor Queloz.

"Sistem di sekitar bintang-bintang kecil adalah satu-satunya tempat di mana kita dapat mendeteksi kehidupan di sebuah planet diluar tata surya seukuran Bumi dengan teknologi kita saat ini," kata Michael Gillon, dari University of Liege di Belgia, yang turut menulis sebuah makalah tentang penemuan baru dengan Profesor Queloz.

"Jadi jika kita ingin mencari kehidupan di tempat lain di alam semesta, ini adalah di mana kita harus mulai untuk melihat," tambahnya. |xinhuanet.com

back to top