Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Operasi patuh Progo 2018 mulai tertibkan pengendara di jalan raya.

Sleman-KoPi| Polda DIY menggelar upacara APEL dimulainya operasi patuh progo tahun 2018 di markas Polda DIY, Kamis (26/4). Operasi ini pun akan digelar selama 14 hari dari tanggal 25 April hingga 9 Mei dengan ruang lingkup di seluruh wilayah DIY. 
 
Berbeda dengan operasi keselamatan yang digelar sebelumnya, operasi kali ini lebih mengedepankan penertiban pengendara di jalan raya. Sementara operasi sebelumya lebih mengutamakan tindakan himbauan atau preemtif kepada pengguna jalan. 
 
"Operasi ini adalah tindak lanjut dari operasi keselamatan. Pada operasi ini kita menghimbau kepada masyarakat untuk tertib di jalan raya. Bagaimana pengendara pengguna jalan harus lengkap surat-suratnya, menjaga keselamatan serta mengikuti rambu-rambu jalan," ujar wakil direktur direktorat lalulintas AKBP Yugonarko usai APEL di lapangan markas Polda DIY.
 
Operasi patuh ini 50% mengedepankan tindakan preemtif dan preventif dimana tindakan meliputi kegiatan berupa teguran simpatik dan tilang terhadap pelanggaran yang potensial mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Wadir pun merinci jumlah presentase agenda operasi kali ini adalah 50% tindak represif, 5% tindak preventif dan 25% himbauan. 
 
Sementara poin-poin penindakan berbentuk seperti pelanggaran melawan arus, tidak menggunakan helm, mengendarai dalam keadaan mabuk, penggunaan safety belt atau sabuk pengaman di mobil dan anak dibawah umur yang menggunakan kendaraan. 
 
Usai gelaran APEL, Kapolda DIY Brigjend Ahmad Dofiri juga menyampaikan bahwa fokus operasi kali ini adalah keselamatan pengguna jalan. Hal tersebut ia sampaikan berdasarkan data jumlah kecelakaan di tahun 2016 pada operasi patuh progo diseluruh Indonesia yang cenderung naik setiap tahunnya.
 
Pada operasi patuh progo tahun 2016, jumlah kecelakaan terjadi sebanyak 2542 kejadian,  mengalami kenaikan 132 kejadian atau 5℅ dibanding tahun 2015. Sementara jumlah kematian dalam operasi tahun 2016, sebanyak 412 orang, mengalami penurunan sebanyak 18% dibanding tahun 2015 dengan jumlah kematian 488 orang. 
 
Pada tahun yang sama, operasi patuh progo juga menghitung jumlah pelanggaran yaitu 750107 kasus. Angka ini meningkat 18% dari tahun 2015, dengan jumlah tilang 62160 lembar dan jumlah teguran 12.034. 
 
"Kita harapkan operasi patuh Progo ini dapat meningkatkan keselamatan pengguna kendaraan serta meningkatkan ketertiban di jalan raya sehingga menekan angka-angka tersebut. Juga mewujudkan keamanan dan tertib lalu lintas menjelang idul Fitri,"ujar Kapolda usai upacara APEL.
 
Pada operasi patuh Progo ini, Polda DIY akan mengerahkan sebanyak 1000 personil yang terdiri dari satgas Polda DIY 225 personil, Polresta 170 Personil, Polres Sleman 170 Personil, Bantul 155, Polres Kulonprogo 140 dan Polres Gunungkidul 140.
back to top